Friday, March 8, 2013

Pemprov Jabar segera Benahi Jalur Cianjur, Sukabumi dan Bogor

Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membenahi jalur Cianjur, Sukabumi dan Bogor untuk meminimalisir kecelakaan yang merenggut banyak korban. Sebut saja kecelakaan di jalur Cianjur-Sukabumi yang menewaskan 16 orang, serta di Jalan Raya Ciloto Puncak, Cianjur, yang merenggut 17 nyawa.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan tahun ini, pihaknya bersama Dirlantas Polda Jabar sudah berencana membenahi jalur Puncak, Cianjur dan Sukabumi, seperti fasilitas lalu lintas dan manajemen. Untuk pengadaan fasilitas lalu lintas, seperti PJU (Penerangan Jalan Umum), makra jalan, speed trap dengan anggaran Rp750 tendernya tengah berlangsung, bahkan Mei mendatang direncanakan seluruhnya sudah terpasang.

“Ini dananya murni darti APBN. Saat ini kami pun sedang mencari lahan di lokasi rawan kecelakaan di jalur Cianjur-Sukabumi, untuk dijadikan kantung keselamatan,” kata Dedi, Jumat (1/3).

Lahan yang direncanajan seluas 500 meter tersebut, dinilai bisa meminimalisir tingkat kecelakaan, terlebih saat kendaraan mengalami rem blong. Pihaknya menyerahkan pembebasan dan lokasi tersebut ke pihak kabupaten.

“Untuk fasilitas fisik lalu lintasnya, Dishub Jabar yang menyiapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Dedi meminta Kabupaten Cianjur bisa bekerjasam dengan para pemilik pabrik atau industri yang sudah melakukan banyak peralihan lahan di sekitar jalur-jalur rawan. Sebab menurutnya di lokasi rawan perlu dibuat kantung keselamatan, artinya kerjasamanya nanti bisa dalam bentuk CSR dengan perusahaan.

Kendati begitu, Dedi mengakui jika kewenangan Dishub di jalur Cianjur-Sukabumi-Bogor terbatas, karena di jalur tersebut tidak ada jembatan timbang. Dengan kata lain kewenangan mengatur di jalan ada di kepolisian.

“Di sana tidak ada jembatan timbang, jadi nggak ada pengendalian,” ucapnya.

Menurutnya, di jalur tersebut mesti ada tindakan on the sport terhadap kendaraan-kendaraan yang bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Dan saat ini pihaknya tengah merumuskan bersama kepolisian agar bisa menindak di tempat . “Saya pikir keberadaan jalur Puncak II dan Tol Ciawi bisa menjadi solusi efektif kepadatan kendaraan di sana,” pungkasnya.

sumber
Sumber dari http://kask.us/g7mAu oleh excelboy

No comments:

Post a Comment