Saturday, March 16, 2013

Mau Kudeta kok bilang2... Juragan Demo Adhie Massardi Pimpin Gerakan 25 Maret 2013

Adhie Massardi: Gerakan Lawan Rezim Korup Mulai 25 Maret
05/03/2013 18:04

Liputan6.com, Jakarta : Sekretaris Presidium Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Adhie Massardi mengingatkan kembali kepada Pemerintahan SBY untuk menyelesaikan beberapa masalah krusial yang menyangkut rakyat Indonesia. Mulai dari hilangnya kedaulatan energi, pangan, dan kroupsi yang tak terkendali di segala lini.

"Nah, kalau sampai tanggal 24 Maret 2013 tidak ada tanda-tanda, maka pada 25 Maret kita akan memulai gerakan melawan rezim korup ini melalui aksi-aksi bersama mahasiwa, buruh, petani, nelayan, dan seluruh elemen-elemen pergerakan lainya. Memulai ikhtiar untuk menghentikan rezim yang korup ini," ujar Adhie usai menyampaikan Panca Tuntutan Rakyat di Posko Perjuangan Rakyat, Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Adhie menyatakan sudah menyiapkan berbagai upaya melalui sejumlah aksi di sejumlah kota besar secara serentak di seluruh Indonesia jika Pemerintahan SBY-Boediono tidak segera memenuhi 5 tuntutannya.

"Yang sudah planning kita yang di Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia, seperti di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Kendari, dan Banjarmasin. Ini kita akan upayakan untuk gerakan serentak," jelasnya.

Ia optimistis rakyat Indonesia dapat menggulingkan pemerintahan yang korup jika bersatu. Rakyat Indonesia dapat bersatu melawan rezim yang dinilai korup ini, karena rakyat Indonesia sudah muak dengan berbagai masalah di negeri ini.

"Kami sangat optimis, karena hampir seluruh rakyat Indonesia kecuali orang Partai Demokrat mungkin yang menghendaki pemerintahan yang korup ini terus berlangsung. Karena semua orang sudah muak dengan korupsi yang makin menggila di mana-mana. Di kabinet korupsi, di partai-partai korupsi, sedangkan penegakan hukum di KPK terus diganggu," ucapnya.

"Sehingga perosalan-persoalan inilah yang menimbulkan kekompakan bangsa dan rakyat Indonesia untuk menghentikan sendiri rezim yang korup ini," imbuhnya.

Adhie menegaskan, pihaknya bersama elemen pergerakan lainya akan terus berikhtiar mulai dari 25 Maret 2013 dengan berbagai cara. "Ya mudah-mudahan bisa cepat, bisa seminggu, 2 minggu, sebulan, 2 bulan. Kami sudah menyiapkan stamina untuk menghadapi itu. Pokonya mulai 25 Maret mulai akan ada aksi di titik-titik tertentu secara maraton, seperti di Gedung DPR, Istana dan lainya," terangnya.

Rencana aksi pada 25 Maret nanti hanya sebagai aksi permulaan. Karena itu, kata Adhie, kemungkinan massa tidak terlalu banyak. "Mungkin hanya seribuan, tapi buat kami enggak ada masalah hanya sebagai permulaan. Ini juga sekaligus buat ujian rakyat Indonesia, mau sungguh-sungguh atau tidak untuk menghentikan rezim yang korup ini atau tidak," tuturnya.

"Kita di MKRI tentu memiliki kegelisahan yang sama dengan mahasiswan buruh, petani, nelayan, dan elemen pergerakan lainnya. Karena itu kami optimis ini akan direspons seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.
http://news.liputan6.com/read/527959...mulai-25-maret

Jumat, 15 Maret 2013 | 11:01
Isu Kudeta 25 Maret 2013, SBY Percaya Sistem

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan dirinya percaya pada konstitusi dan sistem kenegaraan yang ada. Karena itu, dia yakin berbagai rencana yang melawan konstitusi dan sistem tidak akan didukung rakyat.

Presiden mengungkapkan hal itu saat menerima para pemimpin redaksi (pemred) yang tergabung dalam Forum Pemred di Istana Negara, Jumat (15/3). Presiden merespons pertanyaan pemred tentang rencana aksi demo besar-besaran untuk menjatuhkan Presiden SBY pada 25 Maret 2013.

"Kita tidak toleran pada segala sesuatu yang melanggar konstitusi. Saya yakin sistem akan bekerja," kata Presiden SBY. Para pemred mengungkapkan dukungan rakyat terhadap demokrasi dan Presiden yang dipiilih rakyat sesuai konstitusi.

Dalam pertemuan dengan Forum Pemred, Presiden didampingi Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Seskab Dipo Alam, dan Mensesneg Sudi Silalahi.
http://www.beritasatu.com/politik/10...ya-sistem.html

Adhie Massardi, Juragan Demo Sejak Lama ...
Mau Pesan? Anda "Wani Piro?"

Quote:
Adhie Massardi: Target Kami Demo Di 100 Kota, Puncaknya Akhir Desember 2010
Minggu, 24 Oktober 2010 , 06:44:00 WIB

RMOL. Ketua Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi mengaku, aksi 20 Oktober 2010 dinilai sangat bermutu. Sebab, sudah sesuai dengan apa yang diharapkan dan diinginkan para pendemo.

“Demo itu bukan soal jumlahnya, tapi mutunya. Saya kira demo itu bermutu, karena pesan yang kami sampaikan sudah diterima rakyat. Kita targetkan 100 kota akan tetap melakukan demo sampai pemerintah ini berubah,’’ ujarnya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:

Kenapa Anda bilang bermutu?
Soalnya sesuai dengan apa yang kita harapkan dan kita inginkan. Agar semuanya berjalan dengan damai. Kita optimistas secara moral sudah berhasil.

Apanya berhasil?
Dengan demo itu kita berhasil memberikan pesan bahwa pemerintah ini perlu diperbaiki.

Tapi jumlah massa tidak banyak tuh?
Kami memang tidak menurunkan jumlah massa yang besar. Soalnya, ini hanya demonstrasi untuk menunjukkan sikap dan mencari perhatian. Dan misi itu sudah berhasil.

Selain itu, kita juga berhasil mencegah adanya provokasi. Teman-teman mahasiswa sudah berjalan dengan baik. Tetapi yang kita sesalkan ternyata yang terprovokasi sesungguhnya aparat.

Maksudnya?
Saya menyaksikan dengan kepala saya sendiri, depan istana tiba-tiba aparat menembakan gas air mata dan water canon tanpa kejelasan urgensinya. Ini yang membuat massa menjadi marah. Kemudian menjadi agak sedikit bentrokan. Tapi yang memulai di situ adalah aparat tanpa kejelasan dan alasan menembakan water canon dan gas air mata dan mengeluarkan aparat bertameng anti huru-hara itu.

Kalau di tempat lain, bagaimana?
Sama saja. Aksi teman-teman UBK di LBH terkontrol dengan baik. Kalau polisi menjaga dari luar sekian meter saja, nggak akan ada masalah. Karena semua aksi pada pukul 17.00-18.00 WIB akan surut (bubar) dengan sendirinya.

Tapi kenapa ribut?
Polisi memaksa untuk membubarkan sebelum waktunya bubar. Ini menimbulkan perlawanan dari teman-teman UBK. Cara seperti ini kami sesalkan, apalagi sampai ada korban, Farel, yang kena peluru tajam. Ini kan di luar prosedur resmi pengamanan masyarakat dengan peluru ta­jam. Biasanya kan peluru karet.

Apa kesimpulan Anda?
Jadi, memang sudah dipersiapkan untuk represi massa aksi. Dan ini terjadi hampir di seluruh kota yang melakukan aksi. Ada sekitar 24 kota yang menggelar aksi yang sama. Jadi secara kualitas kami sudah memenangi pertarungan awal. Nah, kemudian yang kami pertanyakan kepada Kapolri adalah siapa yang bertanggung jawab kalau ternyata faktanya adalah aparat yang terprovokasi.

Namun demikian kita tetap dalam batas-batas kewajaran untuk melakukan aksi. Puncak demo akhir Desember 2010, target kita minimal di 100 kota.

Wow, di mana saja?
Pokoknya kota-kota yang ada kampusnya.

Artinya demo akan berlanjut terus?
Ya, sampai muncul lahirnya pemerintahan yang baik dan pro-rakyat. Ada dua kemungkinan. Pertama, bahwa pemerintahan ini banting setir meninggalkan pihak-pihak asing yang mendikte selama ini. Kedua, pemerintah banting setir ke pro-rakyat untuk lebih memperhatikan rakyat.

Tapi massa yang diturunkan nggak banyak kan?
Kami merasa belum perlu menurunkan massa yang besar. Yang penting kita memeratakan situasi ini dan pandangan-pandangan ini ke seluruh Indonesia. Yaitu dengan melakukan aksi massa pada hari yang sama. Sampai muncul di 100 kota.

Apa betul aksi itu disusupi oleh beberapa kepentingan?
Kita lihat track recordnya, mahasiswa bergerak moral dan cara berpikir mereka sangat intelek­tual. Bagi mahasiwa dan aktivis ini tidak penting, siapa yang menunggangi. Tapi yang penting tujuannya menciptakan pemerintahan yang pro-rakyat.

Kira-kira berapa korban yang jatuh?
Saya belum pantau. Tapi yang luka-luka sudah banyak
http://www.rmol.co/read/2010/10/24/7...Desember-2010-


--------------------------

Kalau percaya teori konspirasi ... bisa saja upaya mau mengkudeta SBY kali ini memang "demo pesanan" untuk mengukur kekuatan opisisi menjelang pemanasan Pemilu dan Pilpres tahun depan. Mau kudeta kok pakai pengumuman segala ke media dan tivi ... lalu dimana unsur kejutannya? Jangan dzolimi Pak SBY, Mr Massardi, entar eloe kualat!


:
Sumber dari http://kask.us/g7PXR oleh cetex

No comments:

Post a Comment