Sunday, March 10, 2013

Kasus LHI Seret Anis Matta dan Hasil Konsolidasi PKS DKI

Nama Anis Matta terseret kasus Luthfi Hasan Ishaaq dalam korupsi impor daging sapi mentah. Dalam tas orang kepercayaan dan suruhan LHI, Ahmad Fathanah, ditemukan beberapa lembar sertifikat atas nama Anis Matta. Pertanyaan orang paling tolol dan waras pun akan mengarah pada satu hal: untuk apa Ahmad Fathanah memegang sertifikat Anis Matta? Lebih dari itu pertanyaan berlanjut dalam kaitan pembelian berbagai properti oleh orang kepercayaan LHI ini.

Dalam pemanggilan Maharany Suciono dan Ahmad Fathanah pekan lalu KPK memertanyakan berbagai kaitan antara keberadaan Rani dan Ahmad Fathanah serta hubung kaitnya dengan keberadaan beberapa orang yang diduga terlibat. Ahmad Fathanah saat ini sedang didalami dan dimintai keterangan terkait keberadaann sertifikat atas nama Anis Matta. Informasi awal menyebutkan tentang jual beli. Namun mengingat Ahmad Fathanah tak lebih dari sekedar kupret dan orang suruhan, dalam khasanah korupsi di Indonesia sudah menjadi hal yang biasa memberikan kepercayaan kepada orang lain untuk memegang properti dan bahkan rekening untuk para koruptor.

Jangan heran makanya seorang kurir dan kupret semacam Ahmad Fathanah diberi amanah untuk mengelola properti dan harta bergerak lainnya yang jumlahnya mencapai puluhan miliar. Adalah tidak masuk akal seorang kupret - istilah yang digunakan oleh para boss untuk menyebut orang kepercayaan dan suruhan serta kurir di dunia bandar narkoba - seperti Ahmad F itu memiliki kekayaan bermilyar-milyar.

Ahmad F memang terkenal hebat dalam melakukan perannya. Ahmad F mampu menjadi dirinya sendiri dan bahkan secara sembrono mencicipi sendiri semua daging mentah dan gratifikasi seks sebelum dipersembahkan kepada para koruptor - salah satubuktinya Ahmad F sedang indehoy dengan Rani di hotel ketika ditangkap. Benar-benar hebat reputasi Ahmad F ini. Bahkan didapatkan informasi bahwa sebagian dari istri Ahmad F juga dikaryakan juga. Selain lima istri yang diketahui, Ahmad F ternyata mengoleksi banyak perempuan yang on call. Dalam penelusuran daftar komunikasi melalui telepon seluler Maharany dan Ahmad F, didapatkan hubungan komunikasi secara regular dan luar biasa antara Ahmad F dengan kelompok para Lady Escort yang kebanyakan anggotanya mahasiswi (seperti Rani) dan pelajar perempuan SMA - naudubillah hi mindzalik.

Dari komunikasi telepon dan kaitan komunikasi dengan pihak ketiga - istilah KPK dan penyidik adalah rentetan pembuka yang digunakan sebagai bukti penghubung untuk menjelaskan kaitan antara main evidence atau bukti utama yang belum lengkap - ditemukan bukti yang mencengangkan terkait dengan gratifikasi seks dan praktek pencucian uang yang luar biasa. Dengan adanya bukti sekunder yang mengaitkan ini maka dari Ahmad Fathanah ini akan terungkap - jika KPK berani mengungkap - keterlibatan banyak pihak bisa jadi termasuk Anis Matta. Adanya sertifikat atas nama Anis Matta dalam tas Ahmad F juga patut menjadi bahan penelusuran dan pengembangan kasus LHI ini.

KPK harus menglarifikasi tentang keterlibatan Anis Matta dalam kasus LHI ini agar tidak menimbulkan fitnah atas diri yang terhormat Presiden PKS yang terkenal bersih, bersahaja, amanah, hedonis, dan tawadhu serta ambisius ini. Seperti ajakan konsolidasi, PKS sebagai partai yang mendukung pemberantasan korupsi berani mengedepankan untuk perkara korupsi azas diduga bersalah karena korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus dilawan dengan luar biasa.

PKS juga menyerukan dalam Konsolidasi PKS se-DKI kemarin (09/10/2013) juga menekankan kebersamaan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai konspirasi yang ditujukan untuk menjatuhkan nama PKS. Semua kader PKS harus merapatkan barisan dan menutup mata dan telinga terhadap berbagai tuduhan miring, fitnah dan penghinaan. PKS meyakini bahwa Allah SWT akan menolong hambanya yang dianiaya dan didzolimi.

Sebagai bukti pertolongan Allah adalah justru dengan melakukan korupsi maka PKS memenangi Pilgub Jawa barat dan Sumatera Utara. Seperti yang disampaikan oleh bekas Presiden PKS H. Tifatul Sembiring, PKS akan merebut Jawa Barat dan Sumut sebagai basis PKS yang baru merebut dari hegemoni PDIP dan Golkar seraya Tifatul lupa bahwa di dua tempat tersebut Aher dan Gatot hanya memenangi 30% suara.

Diserukan pula kepada semua kader PKS untuk menghindari konflik dan komunikasi tidak santun dalam meredam semua tudingan miring, fitnah, intimidasi media baik cetak, televisi, media online terhadap PKS. Kader PKS wajib menjaga komunikasi yang baik sebagai partai dakwah.

Benang merah tulisan ini adalah Ahmad F bisa menjerumuskan banyak orang dan keterlibatan Anis Matta harus diklarifikasi oleh KPK demi menjaga nama baiknya. Hal ini sejalan dengan upaya konsolidasi PKS yang tengah berlangsung di DKI. Kasus LHI dan peran Ahmad F berpotensi merusak nama baik PKS dan para elite dan kader wajib merapatkan barisan mengawal kasus ini agar tidak menjadi liar.

Dengan demikian diharapkan simpati kembali mengalir terhadap PKS. Allah SWT akan menolong PKS untuk memengangi pemilu legislatif 2014 dan memenangai kursi presiden pada Pilpres 2015.

http://politik.kompasiana.com/2013/0...i--540723.html


sapi merembet gan,,, presiden nya lagi bakal kena

Sumber dari http://kask.us/g7tJQ oleh kardun.ajay

No comments:

Post a Comment