Wednesday, March 6, 2013

Dijadikan Jurkam, Cara PDIP Pagari Jokowi dari Lirikan Parpol Lain

Jakarta - Sikap posesif PDIP terhadap kadernya, Joko Widodo, dinilai merupakan cara PDIP menjaga Jokowi dari rayuan parpol lain. Pasalnya, di tahun politik ini, sinyal-sinyal parpol lain untuk meminang Jokowi terasa semakin kuat. Menjadikan Jokowi sebagai Jurkam adalah salah satu cara 'memagari' Jokowi dari godaan parpol lain.

"Menurut saya itu reaksi reaktif PDIP memperkuat klaim terhadap Jokowi. Seolah, PDIP berkata kalau mau meminang Jokowi ya harus lewat PDIP," tutur pengamat politik Universitas Paramadina, Rico Marbun, kepada detikcom, Selasa (5/3/2013).

Akhir-akhir ini, Jokowi memang dikabarkan didekati oleh beberapa partai. Sebut saja PKB yang menilai Jokowi sebagai sosok yang merakyat. Ada juga Aburizal Bakri (Ical) yang dikabarkan melirik Jokowi. Bahkan Hatta Rajasa juga dikabarkan pernah mendekati Jokowi.

"Ini langkah memagari Jokowi dari parpol yang coba-coba memanfaatkan Jokowi, seperti Ical, PKB, atau Hatta Rajasa," lanjut Rico.

Rico memandang, langkah parpol-parpol untuk 'mencolek' Jokowi bukanlah langkah mengumbar sensasi semata. Para petinggi parpol tentu sangat sadar bahwa Jokowi merupakan tokoh berpendukung besar. Rico menyarankan, Jokowi tetap fokus mengurusi rakyat Jakarta di tahun politik yang penuh godaan ini.

"Yang memperebutkan ini bukan partai sembarangan. Artinya Jokowi ini sudah bisa jadi sosok yang bisa diterima oleh pemilih nasional. Tapi di satu sisi, langkah PDIP memagari Jokowi justru bisa mencederai popularitas Jokowi," pungkas Rico.

http://news.detik..com/read/2013/03/...ain?n991101605

OH SUPAYA GAK KECOLONGAN GITU?
Sumber dari http://kask.us/g7fNr oleh mubarak.20

No comments:

Post a Comment