Monday, January 14, 2013

Survei terakhir kagetkan banyak orang, Rhoma Irama Capres Terpopuler di Jawa Timur


Ada Baliho "Rhoma for Presiden" di Kemanggisan

Rhoma Irama Capres Terpopuler di Jawa Timur
MINGGU, 13 JANUARI 2013 | 18:12 WIB

TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md dan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menjadi dua nama dengan tingkat elektabilitas tertinggi calon presiden dan wakil presiden 2014. Ini berdasarkan hasil survei Preferensi Politik Masyarakat Jawa Timur Menjelang Pemilihan Presiden 2014 yang dilakukan Presisi Poll di Jawa Timur selama dua minggu pada bulan Desember 2012. Namun, dalam hal popularitas, Rhoma Irama dipilih 95 persen responden. Disusul dengan Aburizal Bakrie dengan 79,8 persen dan Prabowo Subianto dengan 75,1 persen.

Direktur Eksekutif Presisi Poll Heliosa Soerwianto mengatakan, meski Rhoma memiliki tingkat popularitas tinggi, tidak berbanding lurus dengan tingkat akseptabilitas maupun elektabilitas. Untuk akseptabilitas tertinggi dimiliki Dahlan Iskan dengan 73,1 persen, Rhoma Irama dengan 60,3 persen, dan Mahfud MD dengan 44 persen. Sedangkan saat responden ditanya siapa yang layak menjadi presiden, Mahfud dipilih oleh 15 persen responden. Sementara Dahlan dipandang layak menjadi wakil presiden oleh 12 persen responden. Tingginya tingkat akseptabilitas dan elektabilitas Mahfud dan Dahlan, menurut Heliosa, dipengaruhi kedekatan keduanya dengan masyarakat Jawa Timur. "Ya proksimitas keduanya memang sangat berpengaruh, karena keduanya memang berasal dari Jawa Timur," kata Heliosa, Ahad, 13 Januari 2013.

Nama-nama calon presiden maupun wakil presiden sengaja disodorkan kepada responden dengan pertimbangan merekalah yang selama ini dikenal dan muncul di masyarakat secara nasional. Hasil ini bisa saja berubah seiring dengan mendekatinya pemilihan presiden 2014 nanti.
http://www.tempo.co/read/news/2013/0...-di-Jawa-Timur



Rhoma Irama: Saya tidak mungkin mundur dari capres
Minggu, 13 Januari 2013 15:07:00

Raja dangdut Rhoma Irama menyatakan dirinya dalam posisi tidak bisa mundur lagi dari niat untuk maju sebagai calon presiden. "Saya sekarang dalam posisi tidak mungkin mundur," kata Rhoma Irama kepada wartawan di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (12/1). Rhoma datang ke Pesantren Al Falah bersama jajaran DPP PKB antara lain Ketua DPP PKB Helmy Faishal Zaini, Sekretaris Dewan Syura Andi Muawiyah Ramli, dan Wakil Sekjen Lukman Khakim, setelah sebelumnya bersilaturahim dengan masyarakat di kantor DPC PKB Tulungagung.

Menurut Rhoma, selain sudah berniat menjalankan amanah, dukungan kepada dirinya untuk maju sebagai capres kini semakin besar. Hingga saat ini, dukungan kepada dirinya terus mengalir dari berbagai kalangan dan dari berbagai daerah di tanah air. Namun Rhoma menyadari bahwa untuk menjadi capres yang dibutuhkan tidak hanya niat dan dukungan masyarakat, namun harus ada partai politik yang mengajukan. "Sesuai konstitusi kita, hanya partai yang bisa mengajukan capres," katanya.

Menurut Rhoma, selain PKB ada partai lain yang juga berminat mengusungnya sebagai capres, namun enggan menyebutkan nama partai itu. "Ada partai lain selain PKB," kata tokoh yang gemar berpakaian serba putih itu. Jika pada akhirnya partai-partai tidak jadi mengusung dirinya sebagai capres maka Rhoma tidak akan mempermasalahkan. "Saya masih bisa berjuang bagi kebaikan bangsa ini melalui profesi saya sebagai seniman," katanya.

Sebelumnya, saat di Tulungagung, Ketua DPP PKB Helmy Faishal Zaini mengakui niat PKB mengusung Rhoma sebagai capres berdampak positif bagi partainya. Helmy yang juga Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal menyatakan masyarakat di berbagai daerah tertarik dengan langkah PKB itu. "Saya sering keliling daerah. Di NTB, Kalimantan, orang yang sebelumnya tak pernah menyebut PKB kini cinta PKB setelah menyebut Rhoma sebagai capres," kata Helmy.

Namun untuk mengusung capres sendiri PKB tentu harus tampil sebagai pemenang Pemilu 2014, harus bisa meraih 20 persen suara."Syarat mengusung capres sekitar 20 persen.Kita sanggup asal Bang Haji Rhoma Irama ikut mengkampanyekan PKB," katanya. Usai dari Tulungagung dan Pesantren Al Falah, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pesantren Lirboyo yang diasuh KH Idris Marzuqi, salah seorang ulama senior NU.
http://www.merdeka.com/artis/rhoma-i...ri-capres.html



Niat jadi capres, Rhoma makin giat safari keliling Jawa
Kamis, 3 Januari 2013 06:33:00

Sejak banjir dukungan jadi calon presiden di Pilpres 2014 mendatang, Raja Dangdut Rhoma Irama makin rajin safari ke sejumlah daerah. Kesatria bergitar itu giat 'turun gunung' untuk meminta restu kepada tokoh-tokoh agama dan ulama terkemuka di daerah itu. Sebulan terakhir sudah beberapa daerah yang dia kunjungi. Seperti Surabaya, Semarang dan Pekalongan. Rhoma pun makin pede saat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi memberikan dukungan padanya. Dengan modal dukungan itulah Rhoma makin gencar mempromosikan dirinya.

Meski banyak yang mencemooh, Rhoma tetap tancap gas mempersiapkan dirinya melawan kandidat sekelas Prabowo, JK ataupun Aburizal Bakrie. Dengan jutaan fans yang dia miliki, Rhoma yakin lawan politik lainnya akan disikat dengan mudah. Sebagai langkah awalnya mencari dukungan, Rhoma mulai tebar pesona di Surabaya sekitar awal Desember 2012 lalu. Demi menggalang dukungan, dia menggelar pertemuan dengan beberapa ulama yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Takmir Masjid-Musala Indonesia, Jawa Timur, di Hotel Prime Royal, Surabaya.

Usai pertemuan itu, Rhoma malah semakin mantab bisa menang di Pilpres nanti. Dia mengaku saat ini dukungan yang mengalir sudah tak terbendung. "Sudah ada partai politik yang mendukung. Tapi saya tidak bisa menyebutnya sekarang. Pada waktunya nanti saya akan mendeklarasikannya secara resmi," kata Rhoma.

Rhoma mengatakan, rasa percaya dirinya maju dalam bursa pencalonan presiden lantaran ada desakan dari kaum ulama. Sebab, para ulama itu yakin di tangan Rhoma Indonesia bisa lebih baik. "Kalau masih ada pro dan kontra, itu kan Sunnatullah. Alhamdulillah, keluarga saya juga mendukung. Istilahnya sami'na watho'na. (Jadi) Presiden itu takdir Allah. Kalau memang sudah takdir, pasti akan jadi," ujar Rhoma dengan nada meyakinkan. Usai dari Surabaya, Rabu (2/1) kemarin Rhoma melanjutkan safari politiknya ke Jawa Tengah. Dia singgah mendarat di Semarang dan kemudian melanjutkan perjalanan Pekalongan. Bak seorang presiden, kedatangan Rhoma di Bandara Ahmad Yani Semarang disambut puluhan pendukungnya dari berbagai organisasi, seperti Fahmi Tamami Jateng, Jamaah Thariqah, dan PAPPRI Jateng.

Di Semarang, dia lagi-lagi menegaskan akan sangat berdosa jika tidak mencalonkan diri sebagai presiden. "Saya tidak mencalonkan diri, tetapi didorong untuk menjadi calon presiden oleh umat dan ulama sehingga hal itu menjadi amanat dari Allah. Maka, saya akan berdosa jika menolaknya," kata Rhoma di Semarang. Rhoma mengaku dalam posisi 'nothing to lose' saat maju sebagai calon presiden pada pemilu mendatang. "Jabatan presiden itu tanggung jawab yang berat dan saya hanya tunduk pada takdir Allah," ujarnya. Mulanya, dukungan pada Rhoma sebagai capres datang dari sejumlah ulama yang menamakan diri mereka Wadah Silaturahim Asatidz, Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) se Jakarta. Mereka sengaja mengusung Rhoma karena saat ini Indonesia butuh memimpin yang beriman kepada Allah, berakhlak, berwawasan luas dan mempunyai keinginan kuat menyempurnakan bangsa.

Mendapat dukungan yang demikian besar membuat Rhoma semangat. Dia yakin dengan kemampuan politiknya bisa memimpin Indonesia. "Insya Allah dengan Bismillah saya siap dicalonkan jadi Presiden Indonesia pada 2014," kata Rhoma kala itu. Ayah dari penyanyi dangdut Ridho Rhoma ini, malah mengaku tawaran menjadi RI 1 bukan kali ini saja dia dapat. Dia pun siap bersaing dengan capres-capres yang namanya lebih dulu malang melintang di masyarakat. "Saya sama sekali tidak ada ambisi sebenarnya. Selama ini, saya menerapkan amar ma'ruf nahi mungkar, membawa kebaikan. Saya berharap Indonesia kembali kepada nilai-nilai Pancasila dan kembali pada akhlaknya," kata Rhoma percaya diri.
http://www.merdeka.com/politik/niat-...ling-jawa.html

------------------------

Jangan remehkan suara untuk Rhoma Irama di Pilpres 2014, kalau ada parpol yang mendukungnya. Sebab elektibilitasnya lumayan tinggi di kalangan masyarakat bawah, seiring dengan tingkat popularitasnyan itu. Sementara Pemilu dan Pilpres 2014 kelak, harap diketahui oleh semua parpol yang ikut Pemilu dan Pilpres, angka GOLPUT diperkirakan akan sangat tinggi, minimal sekitar 40%. Dan celakanya, GOLPUT itu akan banyak dilakukan oleh kelompok masyarakat menengah dan atas, yang umumnya berpendidikan baik dan paham politik, tapi apatis dan cuek dan masa bodoh. Akhirnya yang terjadi adalah, suara pemilih di pemilu dan pilpres kelak itu, kebanyakan hanya disumbang oleh pemilih setia dari kalangan bawah dan berpenghasilan rendah. Dan, justru disitulah kebanyakan penggemar Rhoma Irama berada, sehingga besar kemungkinan mereka memilih parpol pengusung bang Rhoma Irama di Pemilu dan Pilpres 2014. . .


Sumber dari http://kask.us/g4qC8 oleh d137ers

No comments:

Post a Comment