Tuesday, January 22, 2013

Bupati Touna Di Sulteng Meniru Sikap Bejad Aceng Fikri

Kasus yang terjadi di Kabupaten Garut (Bupati Aceng Fikri), ternyata terjadi juga di Kabupaten Tojo Una-Una bahkan lebih bejat dari apa yang dilakukan oleh Bupati Aceng Fikri.

Neneng memang bernasib tragis, setelah habis tubuhnya diserahkan dengan janji-janji yang manis, dia harus menerima kenyataan pahit dicampakan oleh Damsik setelah proses percaraian dengan suaminya telah diputus oleh Pengadilan Agama Negeri Palu.

Perselingkuhan ini ( Zinah), terjadi sekitar tahun 2011, pada saat itu Neneng masih sah sebagai istri dari seorang PNS di salah satu Dinas di Provinsi Sulawesi Tengah, dan Damsik juga masih terikat perkimpoian yang sah.
Damsik bahkan mengumbar janji janji gombal. Apabila Neneng bersedia menceraikan suaminya, Neneng akan dinikahi secara sah.

Setelah selesai Proses Perceraian antara Neneng dan mantan suaminya, Neneng coba menagih janji yang pernah diucapkan oleh Damsik, tetapi apa yang dia dapatkan adalah Janji tinggalah janji.

Mimpi hidup berumah tangga dengan seorang Bupati ternyata membawa kenyataan yang pahit. Setelah istrinya Meninggal Dunia Pada Bulan Desember Tahun 2012 Damsik melangsungkan pernikahan dengan salah satu PNS yang bekerja di salah satu Dinas di Kabupaten Tojo Una Una, ini bertanda bahwa musnah sudah harapan dan impian Neneng untuk bisa hidup bahagia bersama Bupati Tojo Una-Una dan hanya menyisakan kenyataan pahit dalam sisa hidupnya.

Seharusnya Damsik sebagai seorang Bupati memiliki akhlak yang baik sebagai panutan rakyatnya, tetapi ini malah menjadi orang yang Kafir Ahlak.
Bercermin dari kasus Aceng Fikri, Hal ini seharusnya dilaporkan ke-Mendagri sebagai Atasan Bupati dengan harapan mendagri memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya yang tidak sesuai dengan karakter sebagai seorang pemimpin.

Masyarakat Tojo Una-Una harus mendesak DPRD Kabupaten Tojo Una Una agar segera memverikasi dan meminta penjelasan persoalan ini terkait pelanggaran terhadap etika dan norma-norma kesusilaan sehingga tidak berdampak pada system pemerintahan di Kabupaten Tojo Una Una, jika perlu DPRD Tojo Una Una mengeluarkan Mosi tidak percaya pada Bupati.

Damsik tidak mencerminkan pemimpin yang baik dan juga selama pemerintahannya tidak membawa Tojo Una Una pada perubahan yang lebih baik.


Sumber dari http://kask.us/g4U0z oleh suaib010

No comments:

Post a Comment